Definition
1 (Nida,
1969: 12)
“Translation consists of reproducing in the receptor language the
closest natural equivalence of the source language message, first in terms of
meaning and secondly in terms of style.”
Penerjemahan
merupakan suatu proses menghasilkan kembali kedalam bahasa penerima padanan
informasi bahasa sumber kedalam bahasa sasaran secara alamiah dan paling dekat
maknanya, baik dalam hal makna dan gaya.
Definition
2 (Catford,
1978: 20)
“Translation is the replacement of textual material in
one language (SL) by equivalent textual material in another language (TL).”
Penerjemahan
merupakan penggantian materi tertulis di suatu bahasa (bahasa sumber) dengan
padanan materi pada di bahasa lain.
Definition
3 (Larson,
1984: 3)
“Translation is transferring the meaning of the source
language into the receptor language. This is done by going from the form of the
first language to the form of a second language by way of semantic structure.
It is meaning which is being transferred and must be held constant.”
Penerjemahan
merupakan pemindahan arti dari bahasa sumber ke dalam bahasa penerima. Hal ini
dibuat dengan meninggalkan bentuk dari bahasa pertama ke dalam bentuk bahasa
kedua dengan cara terstruktur dengan arti kata yang berkaitan. Ini berarti
sedang dipindahkan dan harus dilakukan secara tetap.
Definition
4 (Newmark,
1988: 5)
“Translation is rendering the meaning of a text into
another language in the way that the author intended the text.”
Penerjemahan
adalah menyumbangkan arti dari sebuah teks kedalam bahasa lain dengan teks yang
dimaksudkan penulis.
Definition
5 (Hawkes
in Basnett-McGuire ,1991:13)
“Translation involves the
transfer of ‘meaning’ contained in one set of language signs into another set
of language through competent use of the dictionary and grammar, the process
involves a whole set of extralinguistic criteria also.”
Penerjemahan
melibatkan pemindahan ‘arti’ terdiri atas satu tanda bahasa kedalam suatu
kumpulan bahasa lain melalui kemampuan menggunakan kamus dan tata bahasa,
proses ini juga melibatkan keseluruhan kumpulan dari standar tambahan tentang
ilmu bahasa.
Definition
6 (Sperber
and Wilson in Bell (1991:6))
“Translation is the replacement of a representation of
a text in one language by a representation of an equivalent text in a second
language.”
Penerjemahan
adalah penggantian sebuah penggambaran dari sebuah teks dalam satu bahasa
dengan suatu penggambaran ke dalam padanan teks di bahasa kedua.
Definition
7 (Toury
in James, 2000)
“Translation is a kind of activity which inevitably
involves at least two languages and two cultural traditions.”
Penerjemahan
adalah jenis aktivitas yang tidak bisa diacuhkan setidaknya melibatkan dua
bahasa dan dua tradisi budaya.
Definition
8 (Steiner
in Choliludin, 2006: 5)
“Translation can be seen as (co) generation of texts
under specific constraints that is relative stability of some situational
factors and, therefore, register, and classically, change of language and (context
of) culture.”
Terjemahan
dapat dilihat sebagai teks turun temurun dibawah pembatas khusus beberapa
faktor keadaan yang relatif seimbang, dan oleh karena itu, tercatat, dan secara
sederhna mengubah bahasa dan hal budaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar